Perdana Ikut Tes Kompetensi Dasar Akademik (TKDA) Pusat Layanan Tes Indonesia (PLTI) Himpunan Psikologi Indonesia di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa - Mustofa Abi Hamid Official Site

Update

Saturday, January 25, 2020

Perdana Ikut Tes Kompetensi Dasar Akademik (TKDA) Pusat Layanan Tes Indonesia (PLTI) Himpunan Psikologi Indonesia di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Berawal dari obrolan tentang Sertifikasi Dosen (Serdos) dengan teman dosen yang menyarankan untuk mencoba mendaftar Tes Kompetensi Dasar Akademik (TKDA) meskipun belum dipanggil untuk serdos. Memang sih, jika dilihat di akun Sister (Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bahwa saya sudah termasuk yang eligible untuk didaftarkan sebagai peserta serdos atau dosen yang disertifikasi (DYS). 
"Anda termasuk data Eligibel untuk mengikuti Sertifikasi Dosen periode selanjutnya. Silahkan menunggu sampai periode Serdos selanjutnya dibuka."
Akhirnya, saya pun mendaftar akun Pusat Layanan Tes Indonesia (PLTI) selaku salah satu penyelenggara TKDA yang diakui oleh Kemdikbud. PLTI (Pusat Layanan Tes Indonesia) merupakan salah satu pelopor dalam pengembangan tes daring berbasis komputer di Indonesia. PLTI didirikan dan dimiliki oleh dua organisasi profesi berskala nasional, yakni Perkumpulan Pendidikan Bahasa Inggris atau TEFLIN (The Association for the Teaching of English as a Foreign Language in Indonesia) dan HIMPSI (Himpunan Psikologi Indonesia). Untuk mendaftar sebagai peserta TKDA maupun TOEP melalui https://member.plti.co.id/.

Selesai mendaftar akun, kita bisa mengecek pelaksanaan tes yang sedang dibuka pada periode waktu tertentu beserta lokasi tesnya di kampus yang tersebar di seluruh Indonesia. Saya mendaftar hari Rabu, untuk mengikuti tes hari Jumat. Setelah memilih tes, waktu dan lokasi, selanjutnya membayar biaya tes (Rp. 330.000,-/tes) melalui Bank Mandiri atau ATM Mandiri. Untuk TKDA terdiri dari tes kemampuan verbal, numerikal, dan figural. Saya hanya sempat belajar sebentar pada malam hari sebelum pelaksanaan tes keesokan harinya. 

Peserta TKDA hari ini sebanyak 26 peserta dari berbagai institusi/kampus. Sepertinya, terjauh ada yang berasal dari kampus UNU Lampung di Sukadana, Lampung Timur. Tes dilaksanakan selama 120 menit dengan soal sebanyak 160 butir soal yang dikerjakan berbasis komputer. Mirip seperti tes CAT CPNS, bedanya waktu yang diberikan per bagian tes, sehingga kita tidak bisa mengisi bagian tes yang lain, atau tidak bisa mengulangi bagian tes yang belum terjawab. Jadi, pelajaran berharga bagi saya pada tes ini adalah manajemen waktu yang baik, karena waktu terasa berjalan sangat cepat.

Selesai tes, kita dapat langsung mengetahui hasilnya, dan sertifikatnya dapat langsung diunduh melalui akun member PLTI masing-masing. Tes kali ini merupakan tes yang pertama kali saya ikuti, saya merasa sangat kurang dalam persiapannya, belajar pun hanya sekilas, hasilnya lumayan tapi tidak memuaskan, saya mendapatkan skor rerata 568 (maksimal 800). Jika dikonversi ke Nilai Potensi Akademik (NPA) menjadi skor 5 (dengan skala 1-7). 

Sertifikat TKDA dari PLTI


1 comment:

Post Top Ad