Layanan Go-Jek dapat Dinikmati di Desa di Lampung Timur - Mustofa Abi Hamid Official Site

Update

Sunday, July 15, 2018

Layanan Go-Jek dapat Dinikmati di Desa di Lampung Timur

Hari Sabtu kemarin(14/7) saya pulang kampung dari Kota Serang ke Batanghari. Kampung saya berada di Desa Balerejo, Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur. Untuk menuju ke sana – apabila ditempuh dengan transportasi umum massal – maka harus beberapa kali berpindah (nyambung) dari satu bus ke bus lain. Saat tiba di Terminal Induk Mulyojati 16C Metro Barat, bila tidak ada yang menjemput saya harus naik ojek untuk menuju ke rumah di kampung. Sebab, dari terminal menuju ke kampung saya tidak ada trayek angkot yang melewati jalur tersebut. Otomatis saya harus ngojek. Tarif ojek dari terminal 16C menuju kampung saya terbilang cukup mahal. Selain karena jaraknya yang jauh, juga medan jalannya yang susah, banyak jalan berlubang, aspal yang sudah rusak, bahkan terkadang bila musim hujan tiba, banyak mata kubangan air menggenang di jalan. Sehingga, banyak ojek yang tidak mau mengantarkan atau bagi yang mau dengan kompensasi harga yang sudah dinaikkan semau-mau oleh tukang ojeknya.
Sejak layanan Go-Jek beroperasi di Provinsi Lampung, pertama kali melayani wilayah Kota Bandarlampung saja, kemudian belum lama ini Go-Jek sudah melayani untuk wilayah Kota Metro. Sabtu kemarin saya nyoba layanan Go-Ride dari Terminal 16C menuju Desa Balerejo Kecamatan Batanghari. Tak lama saya order, lalu ada yang pick-up orderan saya tersebut. Sang driver Go-Jek tersebut meminta saya agar menunggu di Bank BRI dekat dengan terminal. Karena, driver Ojol (Ojek Online) tidak diperbolehkan mengambil (pick-up) penumpang di dalam terminal oleh driver Opang (Ojek Pangkalan).
Jarak Terminal 16c Metro Barat ke Desa Balerejo Batanghari dalam peta Aplikasi Go-Jek
Setelah saya nunggu beberapa menit, driver datang menjemput saya. Saya lihat tarifnya cukup terjangkau, untuk jarak 11,2 km ongkosnya Rp 17.000,- (cash) karena pada waktu itu saldo Go-Pay saya tidak mencukupi dan belum diisi ulang.

Tarif Go-Ride
Driver Go-Jek tersebut sudah memahami medan jalan yang harus ditempuh, bahkan tahu jalan pintas supaya lebih cepat. Layanan Go-Jek sudah menjangkau desa saya, namun driver dan customernya yang masih terbilang sedikit. Termasuk, outlet-outlet yang terdaftar dalam Go-Food di sini juga masih terbatas. Semoga ke depan semua layanan berbasis teknologi dapat dinikmati semua kalangan di desa ini. Bahkan, saya berharap desa ini dapat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana untuk meningkatkan dan menggerakkan roda perekonomian di desa. Sehingga, desa menjadi lebih maju dan makmur, tak perlu lagi pemuda desa berbondong-bondong melakukan urbanisasi dari desa menuju kota untuk mencari jodoh pekerjaan.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here